Potensial dalam titrasi potensiometri


saka
SAKA

Susunan Alat Titrasi Potensiometri

Titrasi potensiometri  diartikan secara etimologi potensiometri berasal dari kata pontensio dan metri. metri artinya pengukuran dan potensio artinya energi listrik, jadi kalau sisambungkan menjadi arit pengukuran berdasarkan energi potensial / listrik.

Titrasi Potensiometri adalah suatu cara analisis berdasarkan pengukuran bedapotensial sel dari suatu sel alektrokimia. Pada potensiometri mempelajarihubungan antara konsentrasi dengan potensial. Metode ini digunakan untuk mengukur potensial, pH suatu larutan, menentukan titik akhir titrasi danmenentukan konsentrasi ion-ion tertentu dengan menggunakan elektroda selektif ion. Susunan alat pada potensiometri meliputi elektroda pembanding.

  • referenceelectrode
  • elektroda indikator
  • indicator electrode
  • alat pengukur potensial

Sedangkan dalam titrasi potensiometri titik akhir dideteksi dengan menetapkanvolume pada saat terjadi perubahan potensial yang relatif besar ketikaditambahkan titran. Berbagai reaksi titrasi dapat diikuti dengan pengukuranpotensiometri, reaksi meliputi penambahan atau pengurangan beberapa ion yangsesuai dengan jenis elektrodanya. Potensial diukur sesudah penambahan sedikitvolume titran secara kontinue.

Potensial dalam titrasi potensiometri dapat diukur sesudah penambahan sejumlah kecil volume titran secara berturut-turut atau secara kontinu dengan perangkat automatik. Presisi dapat dipertinggi dengan sel konsentrasi. Elektroda indikator yang digunakan dalam titrasi potensiometri tentu saja akan bergantung pada macam reaksi yang sedang diselidiki.

Titrasi potensiometri yang digunakan untuk menentukan konsentrasi asam klorida yang dilakukan dengan pengukuran pH pada setiap penambahan basa dengan volume tertentu. Penambahan basa (larutan NaOH) ini menyebabkan pH larutan semakin meningkat. Maka volume penambahan NaOH diatur atau berkurang dari 1 mL agar nilai pH yang terukur konstan. Pada titik-titk penambahan tertentu peningkatan pH mengalami lonjakan yang cukup besar. Lonjakan ini merupakan titik pH dimana larutan mencapai kesetaraan yaitu sebagai titik kesetaraan pH larutan.

Reaksi-reaksi yang berperan dalam pengukuran titrasi potensiometri   yaitu reaksi pembentukan kompleks reaksi netralisasi dan pengendapan dan reaksi redoks. Pada reaksi pembentukan kompleks dan pengendapan, endapan yang terbentuk akan membebaskan ion terhidrasi dari larutan.  Umumnya digunakan elektroda Ag dan Hg, sehingga berbagai logam dapat dititrasi dengan EDTA. Reaksi netralisasi terjadi pada titrasi asam basa dapat diikuti dengan elektroda indikatornya elektroda gelas. Tetapan ionisasi   harus kurang dari 10-8.

Reaksi Titrasi Potensiometri

Bermacam reaksi titrasi dapat diikuti dengan pengukuran pada titrasi potensiometri. Reaksinya harus meliputi penambahan atau pengukuran beberapa ion yang sesuai dengan jenis elektrodanya. Potensial diukur sesudah penambahan sejumlah kecil volume titran secara berturut-turut atau secara kontinyu dengan perangkat  automatic. Presisi dapat dipertinggi dengan sel konsentrasi.

  •     Reaksi Netralisasi

Titrasi asam basa dapat diikuti dengan elektroda indikatornya elektroda gelas.

  •     Reaksi pembentukan kompleks

Pembentukan endapan atau kompleks akan membebaskan ion terhidrasi dari larutan. Biasanya digunakan elektroda Ag dan Hg. Berbagai logam dapat dititrasi dengan EDTA.

  •     Reaksi Redoks

Elektroda Pt atau elektroda inert dapat digunakan pada titrasi redoks. Oksidator kuat membentuk lapisan logam oksida yang harus dibebaskan dengan reduksi secara katoda dalam larutan encer

Kelebihan Titrasi Potensiometri

Kelebihan utama titrasi potensiometri adalah pada saat potensial dibaca, tidak ada arus yang mengalir dalam larutan (arus residual akibat tanan sel dan efek polarisasi dapat diabaikan). Sel standar yang biasanya digunakan untuk mengkalibrasi potensiometer adalah sel Weston jenuh dengan potensial 1,01864 V pada 200C yang berkurang sebanyak 4×10-5 V tiap kenaikan temperatur 10C. Suatu pH meter adalah seperangkat alat pengukur potensial elektroda tanpa aliran arus dan sekaligus menguatkan sinyal yang ditimbulkan pada elektroda gelas dengan suatu tabung vakum elektrik. Suatu pH meter dengan tipe defleksi, paling tidak mempunyai tipe panel kendali berupa tombol operasi, tombol standarisasi dengan beffer standar, tombol kompensator temperatur yang memungkinkan untuk memperbaiki kepekaannya berdasarkan ketergantungan potensial Nerst terhadap temperatur.



Links
 Titrasi Potensiometri
 Polarimeter Indonesia
 Ebro Indonesia