obat tradisional penyakit tbc


Salam Sehat Semua !!!

Jika Anda mempunyai penyakit Tbc? Kami punya rekomendasi terbaik untuk Anda yang menderita penyakit Tbc, dalam artikel ini kami akan membahas mengenai tentang Obat tradisional untuk penyakit Tbc yang mampu mengobati Tbc, untuk informasi selanjutnya kita kupas di bawah ini :

Salah satu obat tradisional untuk membantu mengobati penyakit Tbc Adalah  Bunga sepatu

Obat Tradisional untuk penyakit Tbc Dengan Bunga sepatu

Bunga sepatu rupanya tidak hanya sekedar memiliki bentuk dan warna yang indah untuk dipandang, namun juga mempunyai beberapa manfaat yang baik untuk kesehatan, salah satunya untuk membantu mengobati penyakit Tbc.

Untuk bunga sepatu sebagai obat tradisional tbc, Anda bisa ikuti beberapa langkah berikut ini :
 

  • Cuci sampai bersih 3 kuntum bunga sepatu & 30g krokot.
  • Setelah dicuci bersih, kemudian giling hingga halus.
  • Tambahkan 100ml air panas.
  • Kemudian, saring.
  • Dan Anda bisa langsung meminum air seduhan ini, (sebanyak 3 kali sehari).
  • Untuk menambah rasa supaya lebih nikmat diminumnya, Anda bisa menambahkan dengan 1 sendok madu murni (dengan dosis yang sama).


Kandungan Bunga Sepatu

khasiat dan fungsi bunga sepatu sebagai obat herbal dapat diperoleh karena bunga sepatu mengandung berbagai senyawa seperti flavonoida, cyanidin diglucosid, taraxeryl acetat, saponin, polifenol, tanin, saponin, hibisetin, Ca-oksalat, dan peroxidase. Senyawa-senyawa ini pada penyakit tertentu dapat membantu melemahkan berbagai jenis organisme penyebab penyakit.

Kandungan Kimia Bunga Sepatu :

Kembang sepatu memiliki rasa manis dan bersifat netral. Bahan kimia yang terkandung dalam daun kembang sepatu diantaranya taraxeryl acetat. Selain itu, bunga kembang sepatu mengandung cyanidin diglucosid, hibisetin, zat pahit, dan lendir.

Senyawa berkhasiat yang terkandung di dalam tanaman “Bunga sepatu” antara lain senyawa golongan sterol, seperti stigmasterol, kampesterol dan beta sitosterol. Juga ada asam tartrat, asam sitrat dan asam oksalat, flavonoid dan glikosida Efek farmakologis yang dimiliki oleh “Bunga sepatu” diantaranya antiviral, anti radang (anti-inflamasi), anti diuretik, menormalkal siklus haid, dan meluruhkan dahak.

“Bunga kembang sepatu” juga digunakan untuk mengobati air kencing bernanah (gonorrhoea), batuk berdahak dan bernanah, batuk rejan (pertusis), bisul (furunculus), bisul di kepala anak, borok (ulcustripicum), disentri, haid tidak teratur (irregular menstruation), infeksi saluran kencing, keputihan (leucorrhoea), melancarkan haid (emenagog), radang saluran napas (bronkitis), dan tuberkulosis (TBC).

Selain itu, daunnya digunakan untuk mengobati bisul, demam karena malaria, gondongan (parotitis), mimisan (epistaxis), radang kulit (dermatitis), radang selaput lendir hidung, radang selaput mata (conjuctivitis), dan radang usus (enteritis).

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang artikel berikut ini, Anda bisa langsung lihat dari sumber postingannya.

Sumber Postingan =>
obat tradisional penyakit tbc