Bagian-bagian Mikroskop Digital Beserta Fungsinya


Sel adalah unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan makhluk hidup. Setiap fungsi organ di dalam tubuh makhluk hidup diatur dan berlangsung di dalam sel. Tanpa diperintah, sel secara  otonom berkerja dengan sendirinya asal seluruh kebutuhan gizi yang diperlukan untuk kehidupan sel terpenuhi. Jumlah sel dalam tubuh makhluk hidup bisa milyaran dan jenisnya berbeda-beda sesuai dengan fungsinya. Untuk bisa mengamati sel pada makhluk hidup diperlukannya Mikroskop Digital karena hanya dengan bantuan mikroskop mata manusia bisa melihat dengan jelas sel-sel yang diamati.

Mikroskop adalah salah satu alat yang harus ada dalam kegiatan penelitian tentang sel baik di universitas maupun di instansi kesehatan. Bila dahulu mikroskop hanya digunakan untuk mengamati objek berukuran kecil untuk kebutuhan yang bersifat pribadi, namun sekarang dengan adanya mikroskop digital maka setiap hasil penelitian bisa dinikmati oleh semua orang. Mikroskop digital merupakan gabungan dari lensa optik dengan lensa digital (kamera digital) sehingga setiap proses penelitian bisa direkam dan tampil di monitor komputer.

Meskipun harga mikroskop digital cukup mahal namun untuk penelitian yang meliputi banyak para peneliti sedangkan jumlah objek yang diamati hanya sedikit maka menggunakan mikroskop digital lebih efektif dan efisien. Seperti hanya kegiatan penelitian disekolah yang meliputi banyak siswa untuk mengamati sebuah objek berupa sel tumbuhan, maka dengan menggunakan mikroskop digital monokuler & mikroskop digital binokuler yang ditampilkan hasilnya melalui LCD Proyektor sehingga seluruh siswa bisa melihat langsung proses penelitian.

Berikut ini bagian-bagian mikroskop digital beserta fungsinya :

1.    Lensa Objektif
Berfungsi untuk memperbesar bayangan objektif serta memperbesar objek yang diamati
2.    Lensa Okuler
Berfungsi untuk memperbesar gambar yang tertangkap dari objek yang oleh lensa objektif
3.    Tabung Mikroskop
Berfungsi untuk mengatur titik fokus dari objek yang diamati
4.    Tombol Pengatur Fokus Kasar
Berfungsi untuk mencari fokus bayangan objek yang diamati dengan cepat sehinga tabung mikroskop bisa turun dan naik secara kasar (cepat)
5.    Tombol Pengatur Fokus Halus
Berfungsi untuk mencari fokus bayangan objek yang diamati dengan pelan-pelan sehingga tabung mikroskop naik atau turun dengan halus (pelan-pelan).
6.    Revolver
Berfungsi untuk memutar atau memilih lensa objektif yang sesuai dengan ukuran objek yang diamati supaya bisa terlihat dengan jelas pada lensa okuler.
7.    Lengan Mikroskop
Berfungsi untuk pegangan saat memindahkan mikroskop ke tempat lain
8.    Meja Preparat
Berfungsi sebagai wadah objek yang akan diamati
9.    Penjepit Wadah/Gelas Objek
Berfungsi sebagai penahan atau menjepit wadah objek supaya tidak mudah terjatuh pada saat peneliti memutar meja preparat ketika proses penelitian berlangsung
10.     Kondensor
Berfungsi sebagai lensa tambahan untuk mengumpulkan cahaya
11.    Diafragma
Berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang dibutuhkan untuk menerangi objek yang diteliti
12.    Reflektor/Cermin
Berfungsi untuk mengarahkan cahaya ke dalam mikroskop.